SYIFAUL ZUHRA, 2022020014 (2024) PEMENUHAN HAK ANAK OLEH WALI DALAM KASUS CERAI MATI DI KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEH ACEH TIMUR. Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
skripsi_syifaul_zuhra__(1)[1]-1.pdf Download (980kB) |
Abstract
Menurut hukum Islam anak merupakan calon generasi muda yang memerlukan pembinaan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan anak, baik secara fisik, psikis, mental serta sosial anak. Oleh karena itu perlu perlu adanya perhatian yang sangat besar dari keluarga atau wali. Orang tua atau wali anak harus memenuhi hak-hak anak dengan semaksimal, melalui pelaksanaan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Perwalian anak yang dimaksud disini ialah merupakan suatu bentuk perlindungan dengan otoritas penuh atas dasar tanggung jawab, tujuannya memberikan pertolongan atas ketidak mampuan anak tersebut dalam melakukan perbuatan-perbuatan hukum, baik dengan yang berhubungan dengan harta maupun dengan dirinya. Anak yaitu orang yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 yang telah diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yaitu seseorang yang usianya dibawah 18 (delapan belas) Tahun, termasuk anak dalam kandungan. Menjadi Rumusan Masalah disini ialah Bagaimana pemenuhan hak anak wali dalam kasus cerai mati dikecamatan idi rayeuk? Tujuan penelitian Untuk mengetahui pemenuhan hak anak oleh wali. Manfaat penelitian dalam penelitian ini yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat, adapun manfaat dari penelitian ini memiliki dua aspek teoritis dan aspek seperti: Manfaat teori Mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan suatu pemikiran dibidang hukum pada umumnya yang dapat diperoleh dari perkuliahan dengan praktek lapangan, manfaat praktis Untuk mencocokan bidang ilmu yang telah diperoleh dari teori kenyataan ada dalam praktek. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa menjadi tiga bagian, pertama wali tidak memmberikan hak anak karena beranggapan tidak berkecukupan untuk memberikan nafkah, kedua wali yang mengelola harta benda anak habis di karenakan kelalaian wali dan tidak memberikan hak anak, ketiga wali memberikan hak nak walaupun tidak mengelola harta dan mereka berkecukupan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Sitti Suryani, Lc., MA Pembimbing II: Sufrizal, lc., MSh |
| Uncontrolled Keywords: | Hak Anak, Anak, Wali |
| Subjects: | Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fak. Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam) |
| Depositing User: | Noffrizal Zaim |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 04:45 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 04:45 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
