BA’I AL-WAFA’ MENURUT JUMHUR DAN IBNU TAIMIYAH

Rafika Balqis, 2012021034 (2026) BA’I AL-WAFA’ MENURUT JUMHUR DAN IBNU TAIMIYAH. Skripsi thesis, IAIN Langsa.

[img] Text
SKRIPSI RAFIKA BALQIS.pdf

Download (2MB)

Abstract

Ba'i al-Wafa' merupakan akad jual beli yang disertai syarat bahwa barang yang dijual dapat dibeli kembali oleh penjual setelah jangka waktu yang telah disepakati. Akad ini muncul sebagai solusi terhadap kebutuhan pembiayaan masyarakat untuk menghindari praktik riba, disertai syarat bahwa barang yang dijual dapat dibeli kembali oleh penjual setelah jangka waktu tertentu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Ba'i al-Wafa' menurut jumhur ulama dan Ibnu Taimiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, kitab-kitab fikih, Majmū' al-Fatāwā karya Ibnu Taimiyah, Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu karya Wahbah az-Zuhaili, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), buku-buku, serta jurnal ilmiah yang berkaitan dengan Ba'i al-Wafa'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumhur ulama, khususnya ulama Hanafiyah yang kemudian diikuti oleh beberapa ulama muta'akhkhirīn dan ulama kontemporer, membolehkan akad Ba'i al-Wafa' berdasarkan pertimbangan kemaslahatan (maṣlaḥah), kebutuhan (al-ḥājah), istihsan, dan 'urf sebagai solusi untuk menghindari praktik riba dalam transaksi pembiayaan. Sebaliknya, Ibnu Taimiyah menolak keabsahan akad tersebut karena menilai bahwa Ba'i al-Wafa' merupakan bentuk ḥīlah (rekayasa hukum) yang pada hakikatnya menyerupai akad pinjaman dengan jaminan (rahn) sehingga berpotensi mengandung unsur riba dan bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan adanya perbedaan metode istinbāṭ hukum dalam memahami hakikat akad dan tujuan syariat. Meskipun demikian, kedua pandangan memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kemurnian transaksi muamalah dan mencegah praktik riba. Oleh karena itu, perbedaan tersebut merupakan bagian dari dinamika ijtihad dalam hukum Islam yang tetap relevan dalam pengembangan hukum ekonomi syariah kontemporer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Yusmalinda, S.E., M.S.M Pembimbing II: Rahmad Safitri, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Ba'i al-Wafa', Jumhur Ulama, Ibnu Taimiyah, Hukum Ekonomi Syariah, Fikih Muamalah.
Subjects: Hukum Islam > Mahzab dalam Islam
Divisions: Fak. Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: Noffrizal Zaim
Date Deposited: 03 Nov 2026 03:29
Last Modified: 03 Nov 2026 03:29
URI: http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5391

Actions (login required)

View Item View Item