ANALISIS KESEJAHTERAAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA LANGSA (STUDI KASUS JALAN TERMINAL LAMA GAMPONG BLANG SENIBONG)

Suci Fitriani, 4022020048 (2024) ANALISIS KESEJAHTERAAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA LANGSA (STUDI KASUS JALAN TERMINAL LAMA GAMPONG BLANG SENIBONG). Skripsi thesis, IAIN Langsa.

[img] Text
SKRIPSI SUCI FITRIANI NIM. 4022020048.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan pedagang kaki lima yang ada di jalan Terminal Lama, Desa Blang Senibong Kecamatan Langsa Kota dan hambatan yang dialami oleh pedagang kaki lima di jalan Terminal Lama, Desa Blang Senibong Kecamatan Langsa Kota. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan 6 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang kaki lima yang ada di Jalan Terminal Lama, Desa Blang Senibong Kecamatan Langsa Kota seluruhnya sudah dapat dikatakan sejahtera karena telah memenuhi tiga indikator utama kesejahteraan berdasarkan badan pusat statistik (BPS) yaitu pendapatan, pendidikan dan kesehatan. Dimana para pedagang memiliki pendapatan yang tegolong sedang hingga sangat tinggi, para pedagang kaki lima juga mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi dan juga penjagaan kesehatan cukup baik seperti makanan dan mampu mengakses pusat kesehatan secara mudah baik pusat kesehatan milik pemerintah maupun milik pribadi/perseorangan seperti klinik. Namun dari sisi hukum ekonomi Islam pada PKL belum dikatakan sejahtera karena belum mampu memenuhi dua utama yaitu dharuriyat, hajiyat seperti ketidakmampuan pedagang menjalankan sholat 5 waktu para pedagang belum ada yang menjalankan ibadah sunah seperti sholat sunah, puasa sunah dan lain sebagainya. Para PKL hanya mampu memenuhi kebutuhan tahsiniyat (tersier) seperti membeli perhiasan, smartphone, kendaraan, rumah dan lain sebagainya. Terdapat lima hambatan utama dari para pedagang kaki lima yang ada di Jalan Terminal Lama, Desa Blang Senibong Kecamatan Langsa Kota yang pertama adalah modal yang terbatas, jam berdagang yang dibatasi hingga pukul 09.00, satpol PP yang melakukan penertiban sebelum pukul 09.00 dan sewa lapak untuk berdagang yang dianggap sangat mahal hal tersebut yang membuat para pedagang kesulitan untuk mencapai kesejahteraan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: pembimbing I : M. Yahya, S.E., M. Si pembimbing II: Friska Anggi Siregar, S,H., M.H
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan, Pedagang Kaki Lima, Hukum Ekonomi Islam.
Subjects: Umum > Permasalahan Sosial
Divisions: Fak. Ekonomi & Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id
Date Deposited: 02 Sep 2026 08:29
Last Modified: 02 Sep 2026 08:29
URI: http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5189

Actions (login required)

View Item View Item