ZURRIYATURRAHMAH, 3032021012 (2025) TERM TAUBAH, INA<BAH DAN AWBAH DALAM AL-QUR’AN (STUDI TEORI ANTISINONIMITAS BINTU SYA<T{I’). Skripsi thesis, PERPUSTAKAAN IAIN LANGSA.
|
Text
Term Taubah, Inabah dan Awbah Dalam Al-Qur'an (Studi Teori Antisinonimitas Bintu Syati')-Zurriyaturrahmah.pdf Download (2MB) |
Abstract
Term yang bermakna “kembali” dalam al-Qur’an disebutkan dengan beragam lafaz. Dalam penelitian ini akan mengkaji tiga term yaitu taubah, ina>bah dan awbah. Pemaknaan ini belum mendapat konsep yang utuh dan komprehensif dalam dunia akademis. Sehingga menimbulkan kebingungan, jikalau dilihat dari keanekaragaman kosa kata itu mempunyai makna yang sama, berarti antara satu lafal dengan lafal lainnya dapat saling mengganti. Namun realitanya, penggantian semacam ini tidak pernah terjadi dalam al-Qur’an. Artinya, hal tersebut mengindikasikan bahwa setiap kata mengandung makna yang signifikan, spesifik dan khas yang belum ditemukan padanannya secara pas menurut konteks suatu ayat. Oleh karena itu, penulis menggunakan teori la> tara>dufa fi> al-Qur’a>n atau antisinonimitas yang menegaskan kepada aspek i‘ja>z al-Qur’a>n, bahwa tidak ada satu kata pun dalam al-Qur’an yang dipandang memiliki makna yang sama meskipun pada umumnya terlihat sama. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana ragam ungkapan ayat-ayat yang menggunakan term taubah, ina>bah dan awbah dalam al-Qur’an? serta Bagaimana persamaan dan perbedaan makna dari term taubah, ina>bah dan awbah dalam al-Qur’an menggunakan teori antisinonimitas Bintu Sya>t}i’? Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam makna yang dimiliki oleh masing masing term tersebut dengan menggunakan teori antisinonimitas Bintu Sya>t}i’. Penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis yang bersifat kepustakaan (library research), kemudian penelitian ini menggunakan teori antisinonimitas Bintu Sya>t}i’ dengan pendekatan linguistik untuk mengetahui pemaknaan suatu teks, serta menganalisis perbedaan makna tersebut sesuai dengan konteks ayat. Adapun hasil penelitian ini, Term taubah disebutkan dalam al-Qur’an sebanyak 87 kali, term ina>bah sebanyak 18 kali dan term awbah berjumlah 16 kali. Ketiga term ini memiliki karakteristik tersendiri. Term taubah yaitu merupakan langkah awal menuju kedekatan dengan Allah, yang berupa penyesalan atas dosa pada masa sebelumnya, dan tekad untuk tidak mengulangi lagi perbuatan dosa itu lagi, menunjukkan kembali dari dosa yang kecil maupun maksiat yang sangat besar, dan sifat taubat orang awam biasa, orang kafir/murtad/munafik. Term ina>bah lebih tinggi dari tingkatan taubah, yaitu kembali kepada Allah dari dosa-dosa dengan meninggalkan dosa dimasa yang akan datang dan senantiasa memperbaiki diri menjadi lebih baik, ina>bah merupakan sifat orang yang dekat dengan Allah (muqarrabi>n) dan para auliya>’. Sedangkan term awbah adalah tingkatan tertinggi daripada term taubah dan ina>bah, tanpa memiliki dosa pun tetap kembali kepada Allah yakni Kesempurnaan kembali tanpa menyisakan keterikatan dengan dunia, kembali kepada Allah berupa ketaatan yang tinggi, dan merupakan sifat para Nabi dan Rasul. Penulis menyadari dalam penulisan ini masih banyak kekurangan baik dari segi penulisan maupun dari isi pembahasan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang berguna untuk perbaikan penulisan penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Wali Ramadhani, M.A Pembimbing II: Nurul Husna, Lc., M.Th |
| Uncontrolled Keywords: | Term Taubah, Ina>bah dan Awbah, Antisinonimitas, Bintu Sya>ṭi’ |
| Subjects: | Hukum Islam > Alquran dan Hadis > Ilmu-ilmu Alquran |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Ilmu Al-Qur'an & Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:30 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:30 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5023 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
