ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH PRIBADI YANG BERUBAH MENJADI JALAN UMUM DI KECAMATAN BATANG SERANGAN

NUR HASANAH, 2012021007 (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH PRIBADI YANG BERUBAH MENJADI JALAN UMUM DI KECAMATAN BATANG SERANGAN. Skripsi thesis, PERPUSTAKAAN IAIN LANGSA.

[img] Text
2012021007,HES,Analisis Hukum Islam Terhadap Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Tanah Pribadi Di Kecamatan Batang Serangan.pdf

Download (914kB)

Abstract

Sengketa kepemilikan tanah yang beralih fungsi menjadi jalan umum di Batang Serangan menjadi permasalahan serius dalam perspektif hukum Islam. Kasus ini bermula ketika dua pihak secara sukarela menyumbangkan masing-masing satu meter tanah mereka untuk dijadikan jalan umum yang digunakan bersama oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui analisis hukum Islam terhadap proses kepemilikan tanah pribadi yang berubah menjadi jalan umum dan praktik penyelesaian sengketa kepemilikan tanah pribadi yang berubah menjadi jalan umum di Kecamatan Batang Serangan. Metode penelitian ini bersifat penelitian lapangan (field research) dan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis hukum Islam terhadap peralihan kepemilikan tanah pribadi yang beralih fungsi menjadi jalan umum di Kecamatan Batang Serangan menunjukkan adanya perbedaan pemaknaan hibah antara pemilik tanah dan masyarakat. Masyarakat memaknainya sebagai hibah bil makna wakaf, yaitu penyerahan tanah dari kepemilikan pribadi untuk kepentingan bersama tanpa adanya tuntutan balas jasa. Sebaliknya, pemilik tanah memahami hibah tersebut sebagai bentuk jual beli, yakni pemberian yang tetap mengharapkan adanya ganti rugi atas tanah yang dijadikan jalan umum. Dalam hukum Islam, hibah memiliki sifat mengikat sehingga tanah yang telah dihibahkan tidak dapat ditarik kembali, terlebih apabila telah dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Namun, dalam perspektif hukum positif, peralihan tanah melalui hibah belum sah secara hukum apabila tidak dilaksanakan sesuai prosedur administrasi, seperti pencatatan resmi di hadapan pejabat berwenang atau lembaga pertanahan terkait. Praktik penyelesaian sengketa kepemilikan tanah pribadi yang berubah menjadi jalan umum di Kecamatan Batang Serangan diselesaikan lewat musyawarah, negosiasi, dan mediasi sederhana. Masalah utama ketiadaan bukti formal, sehingga perlu legalisasi resmi agar tidak terulang, sekaligus menjadi amal jariyah bagi pemberi hibah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Early Ridho Kismawadi, S.E.I., M.A Pembimbing II: Dr. Awwaluz Zikri, Lc, M.A
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam, Penyelesaian Sengketa, Hibah
Subjects: Muamalat > Aspek Muamalat Lainnya
Divisions: Fak. Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:55
Last Modified: 23 Jul 2026 02:55
URI: http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4868

Actions (login required)

View Item View Item