SITI DAMAYANTI, 1012018066 (2023) PERAN ORANG TUA DALAM MENANGGULANGI KECANDUAN GAME ONLINE DIKALANGAN REMAJA (STUDI KASUS KAMPUNG ALUR CUCUR KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG). Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
skripsi siti Damayanti full.pdf Download (718kB) |
Abstract
Di era sekarang perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu fenomena yang lagi mewabah dikalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, yaitu bermain game online. Selain itu diketahui bahwa remaja yang aktif game online mempunyai perilaku yang kurang baik, seperti: sering berkelahi untuk masalah yang sepele, mudah marah, sering mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan ketika berada di rumah ataupun di sekolah, malas untuk belajar, tidur kemalaman, suka marah-marah kalau tidak diberikan uang pulsa, lalai terhadap menjalankan ibadah, ada juga anak menjadi tremor (gemeteran) terus, berperilaku kasar, lupa akan waktu, ketagihan dan merasa ketergantungan untuk menggunakan game online sebagai sarana hiburan. Tentunya jika dibiarkan akan memberikan dampak buruk untuk mereka kedepannya. Dalam menanggulangi kecanduan perlu adanya peran orang tua dalam menanggulangi kecanduan bermain game online pada remaja, agar nantinya dalam menjalani kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan selaras tanpa menyebabkan efek negatif dari masalah yang tidak diharapkan. Penelitian ini didesain menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat, serta kasus yang dipelajari berupa peristiwa, aktivitas atau individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. peran orang tua menanggulangi kecanduan game online yang telah diberikan, yaitu : a. Mengurangi waktu bermain game, b. Alihkan game dengan kegiatan yang bermanfaat, c. Menesehati, d. Berkomunikasi. 2. Dampak kecanduan game online pada anak usia sekolah di kampung Alur Cucur terdapat dua dampak yang ditimbulkan; a. Dampak positif yaitu: Meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan pengetahuan tentang komputer, b. Dampak negatif yaitu: Menyebabkan anak menjadi malas dan mengundang tindakan kriminal, Menyebabkan anak menjadi anti sosial dan mengganggu kesehatan anak. 3. Faktor yang menyebabkan kebiasaan bermain game online terdapat 2 faktor yaitu: a. Orang tua menyediakan fasilitas bermain game online, sifat yang menghibur, melepaskan rasa penat, tidak mampu mengatur prioritasnya, b. Faktor eksternal yaitu: ajakan teman sepergaulannya. Orang tua yang anaknya sudah terlanjur kecanduan bermain game online agar kiranya menerapkan hal-hal yang positif kepada anak-anaknya dalam beraktivitas setiap harinya
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Mahyiddin, MA Pembimbing II:Dr. Fakhrurrazi, S.Pd.I, MA |
| Uncontrolled Keywords: | Peran Orang tua, Menanggulangi Kecanduan Game Online, Remaja |
| Subjects: | Hukum Islam > Akhlak > Akhlak Remaja |
| Divisions: | Fak. Tarbiyah & Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 04:29 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 04:29 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4835 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
