SYARIFAH MAYA SILVIA, 2012017085 (2022) TINJAUAN 'URF TERHADAP HAK KEPEMILIKAN BARANG BEKAS SPAREPART BENGKEL SEPEDA MOTOR DI TUALANG CUT KABUPATEN ACEH TAMIANG. Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
skripsi syaripah selsai (1).pdf Download (1MB) |
Abstract
Suku cadang (sparepart) bekas yang ditinggal di bengkel kepemilikannya masih menjadi milik konsumen saat memperbaiki sparepart. Akan tetapi konsumen pada bengkel motor tersebut tidak mengucapkan suku cadang rusak tersebut diberikan kepada pihak bengkel. Kebiasaan ini sering terjadi pada setiap bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana hak kepemilikan barang bekas sparepart pada bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang? dan Bagaimana hak kepemilikan barang bekas sparepart pada bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang berdasarkan tinjauan 'urf?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hak kepemilikan barang bekas sparepart pada bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang dan untuk mengetahui hak kepemilikan barang bekas sparepart pada bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang berdasarkan tinjauan 'urf. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa 1) Hak kepemilikan barang bekas sparepart pada bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang masih menjadi hak milik konsumen, karena tidak ada serah terima untuk menjadi milik bengkel. 2) Hak Kepemilikan Barang Bekas Sparepart Pada Bengkel di Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang Berdasarkan Tinjauan 'Urf menyatakan bahwa hak kepemilikan masih menjadi hak milik konsumen, karena tidak ada serah terima untuk menjadi milik bengkel. Kepemilikan suku cadang bekas konsumen oleh pemilik bengkel motor tidak berhak atas pemanfaatan suku cadang bekas konsumen, karena suku cadang bekas tersebut masih milik mutlak konsumen. Secara 'urf kepemilikan suku cadang bekas konsumen dimanfaatkan oleh pemilik bengkel motor tidak bisa dijadikan landasan hukum karena tersebut termasuk 'urf fasid yaitu adat kebiasaan yang bertentangan dengan hukum-hukum syari'at, meskipun menjadi kebiasaan, adanya kerelaan dan tidak pernah ada pertentangan antara konsumen dengan pemilik bengkel motor.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Anizar, MA Pembimbing II:Zulham Wahyudani, MA |
| Uncontrolled Keywords: | Hak Kepemilikan, Barang Bekas Sparepart dan 'Urf |
| Subjects: | Hukum Islam > Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fak. Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 03:59 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 03:59 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
