SITI MARYAM, 510900736 (2015) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN SEWA BELI DI CV. BURSA MOTOR IDI RAYEUK. Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI SITI MARYAM...-1.pdf Download (6MB) |
Abstract
Pembiayaan yang dilakukan CV. Bursa Motor Idi Rayeuk dengan cara membeli dulu secara kontan barang dari suplier (penyedia barang/jasa) lalu disewakan kembali kepada pemilik pertama dengan kesepakatan masa sewa dan nilai yang disepakati. Setelah masa sewa berakhir, CV. Bursa Motor Idi Rayeuk akan menghibahkan barang tadi kepada pemilik pertama yang menjual tadi. Seharusnya jika masa sewa telah habis tentunya sepeda motor itu tetap milik CV. Bursa Motor Idi Rayeuk karena akad yang digunakan oleh pemilik asal adalah sewa menyewa bukan membeli secara kredit. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi pembiayaan sewa beli di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk?, dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap implementasi pembiayaan sewa beli di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk?. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi pembiayaan sewa beli di CV.Bursa Motor Idi Rayeuk. Kemudian untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap implementasi pembiayaan sewa beli di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah pada Cv. Bursa Motor Idi Rayeuk. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sumber Data yang digunakan ialah Sumber data primer dan sekunder. Tehnik Pengumpulan Data penelitian ini ialah Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Dalam pelaksanaannya lesse (penyewa) dan lessor (pemberi sewa) menandatangani surat perjanjian, surat perjanjian sewa beli tersebut cukup ditempeli dengan materai minimal Rp.6000,- (enam ribu rupiah). Calon penyewa akan menerima kendaraan yang dibelinya secara kredit setelah penyewa tersebut lebih dahulu membayar uang muka kepada pihak CV.Bursa Motor Idi Rayeuk. Syarat-syarat yang diajukan pada pihak penyewa untuk dapat mengambil motor dengan sewa beli seperti fotocopi KTP calon penyewa, fotocopi slip gaji (bagi pegawai negeri), fotocopi KK, dan membayar uang muka yang telah ditetapkan pihak dealer. Adapun syarat-syarat kepada calon penyewa, agar dapat menjadi penyewa di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk adalah: calon penyewa harus mempunyai pekerjaan tetap, calon penyewa harus mempunyai penghasilan tetap, calon penyewa tidak pernah berurusan dengan polisi atau cacat kelakuan. dalam pelaksanannya menurut hasil wawancara peneliti dengan salah satu pihak administrasi di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk setiap penyewa dan pemberi sewa melakukan perjanjian dalam beberapa asad, yang pertama akad jual beli, kemudian akad sewa. Mengenai tinjauan Hukum islam terhadap pelaksanaan sewa beli yang terjadi di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk adalah dalam pelaksanaannya akad yang terjadı di CV. Bursa Motor Idi Rayeuk merupakan akad sewa dan akad jual beli. Akad sewa dalam hal ini jelas, karena sewa itu memang menjadi inti dari leasing. Adapun akad jual beli hal itu nampak karena pada saat akad leasing di dalamnya disepakati adanya perpindahan pemilikan barang secara langsung/otomatis begitu jangka waktu leasing selesai dan seluruh angsuran dibayar lunas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Drs. H. Basri Ibrahim, MA Pembimbing II: Fakhrurrazi, Lc, M.H.I |
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam, Implementasi, Pembiayaan |
| Subjects: | Hukum Islam > Sosial Islam |
| Divisions: | Fak. Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:26 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:26 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5149 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
