RABIAH, 3032018011 (2023) ANALISIS AYAT-AYAT SELF HEALING DALAM TAFSIR FI> Z}ILA>LIL QUR’A>N KARYA SAYYID QUT}B. Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI RABIAH.pdf Download (1MB) |
Abstract
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, lebih dari 19 juta penduduk indonesia berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental depresi. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa permasalahan gangguan mental psikologis di Indonesia sangatlah banyak, hal ini disebabkan minimnya pengetahuan pemahaman masyarakat dalam menyikapi gangguan kesehatan mental. Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam pengobatan gangguan kesehatan mental yaitu dengan self-healing pespektif Al-Qur‟an. Berdasarkan pemaparan tersebut untuk meneliti self-healing pespektif Al-Qur‟an, penelitian menggunakan penafsiran Sayyid Qut}b dalam tafsir Fi> Z}ila>lil Qur’a>n. Tafsir ini bercorak adabi al-ijtima>’i>, yaitu tafsir yang berorientasi pada sastra dan kemasyarakatan. Tafsir ini menarik untuk dikaji karena penjelasannya yang kaya akan gaya bahasa sastra, dan mudah dipahami. Rumusan dari penelitian ini yaitu bagaimana Penafsiran Sayyid Qut}b tentang ayat-ayat Self-Healing dalam Tafsir Fi> Z}ila>lil Qur’a>n dan bagaimana mekanisme self-healing pada penafsiran Sayyid Qut}b dalam tafsir Fi> Z}ila>lil Qur’a>n, penelitian bertujuan untuk menelaah kesesuaian keterkaitann antara self- healing dalam Al-Qur‟an pada penafsiran Sayyid Qut}b dengan self-healing dalam kajian psikologi, sehingga menjadikan suatu pengetahuan mekanisme self- healing dalam Al-Qur‟an. Jenis peelitian ini yaitu tergolong kualitatif dengan pendekatan tafsir dan pendekatan psikologi. Data penelitian ini bersumber dari kepustakaaan (library research) yaitu sumber data dari buku, catatan, jurnal maupun artikel penelitian yang terkait dan dilakukan analisis dengan pendekatan tafsir dan psikologi. Hasil dari penelitian ini, Self-healing perspektif Al-Qur‟an pada surah Al- Baqarah ayat 153, Al-Baqarah ayat 183, Ar-Ra‟d ayat 28, Ghafir ayat 60 yaitu dengan teknik shalat, puasa, zikir, dan doa. Analisis mekanisme self-healing pada penafsiran Sayyis Qut}b dalam tafsir Fi> Z}ila>lil Qur’a>n Mekanisme self-healing pada shalat yaitu forgiveness, positive self-talk, relaksasi. Mekanisme self-healing pada puasa yaitu gratitude, expressive writing. Mekanisme self-healing pada zikir yaitu gratitude, dan relaksasi. Mekanisme self-healing pada doa yaitu positive self-talk, dan relaksasi dan forgiveness.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Dr. Muhammad Amin, S.TH MA Pembimbing II: Mawardi, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Al-Qur‟an, Self-healing, Tafsir Fi> Z}ila>lil Qur’a>n |
| Subjects: | Hukum Islam > Alquran dan Hadis > Tafsir Alquran |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Ilmu Al-Qur'an & Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:45 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:45 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/5089 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
