NOVA JULIANDA, 3022019079 (2023) REINFORCEMENT GURU DAN RESPON SISWA TUNAGRAHITA DI SLB KOTA LANGSA. Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI NOVA JULIANDA NIM 3022019079.pdf Download (912kB) |
Abstract
Reinforcement merupakan respon positif yang diberikan guru dalam pembelajaran terhadap perilaku siswa yang postif. Saat ini, belum banyak informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui lebih rinci mengenai reinforcement (penguatan) guru dan respon siswa dalam pelaksanaan pembelajaran siswa tunagrahita di SLB Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana reinforcement guru dan respon siswa tunagrahita di SLB Kota Langsa. (2) Bagaimana respon siswa tunagrahita terhadap reinforcement yang diberikan guru di SLB Kota Langsa. (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan reinforcement di SLB Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa tunagrahita di SLB Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah jenis purposive sampling. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sedangkan Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reinforcement guru terhadap siswa tunagrahita di SLB Negeri Kota Langsa dilakukan dengan memberikan kata-kata pujian, mimik muka dan kontak fisik. Kemudian, respon siswa tunagrahita terhadap reinforcement yang diberikan oleh guru adalah merasa senang dan bahagia mengikuti pembelajaran. Namun, dikarenakan siswa tunagrahita memiliki keterbasan untuk mengingat sesuatu dalam jumlah banyak, menjadikan guru harus memiliki tenaga ekstra dan sabar dalam memberikan materi pelajaran. Faktor pendukung dalam pelaksanaan reinforcement terbagi menjadi 2, yaitu: kesadaran untuk belajar dari diri siswa dan suasana belajar. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan reinforcement terbagi menjadi 3, yaitu: guru tidak menguasai keadaan kelas, keterampilan penguatan dan latar belakang pendidikan guru.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Zulkarnain, MA Pembimbing II:Marimbun, M.Pd |
| Uncontrolled Keywords: | Reinforcement, Guru, Respon, Siswa Tunagrahita |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Khusus |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:39 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:39 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
