Lailatun Ni'mah, 2032019003 (2023) EFEKTIVITAS UNDANG UNDANG NO 38 TAHUN 2004 TENTANG PENGGUNAAN BADAN JALAN (STUDI KASUS DI DESA SIMPANG EMPAT MENURUT FIQH SIYASAH). Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI LAILATUN NI'MAH.pdf Download (779kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil pengamatan awal yang telah peneliti lakukan. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 pasal 63 membahas tentang sanksi bagi yang melanggar terhadap penggunaan jalan selain untuk lalu lintas dan efetivitas yaitu pencapaian hasil kerja dari Undang-Undang ini. Kepastian dan ketegasan hukum harus ada dalam suatu peraturan perundang- undangan dan jalan lintasnya termasuk jalan lintas provinsi yang merupakan daerah transit beberapa kecamatan, akibatnya menghambat lalu lintas dan pengguna jalan. Selain itu para pedagang juga menutup seluruh badan jalan dengan barang dagangan mereka. Terlebih lagi dari segi islam mengatur tentang penggunaan jalan, bahkan ketua MUI Kabupaten Sampang Bukhari Muslim secara tegas mengharamkan penarikan amal di jalan yang dilakukan dengan mempersempit jalan. Hal tersebut menjelaskan bahwa islam menegaskan tidak boleh menggunakan badan jalan selain untuk lalu lintas Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana efektifitas Undang-Undang No 38 Tahun 2004 tentang penggunaan badan jalan untuk pekan studi kasus di Desa Simpang Empat?, 2) Bagaimana pandangan fiqh siyasah terhadap penggunaan badan jalan untuk pekan studi kasus di Desa Simpang Empat Kabupaten Aceh Tamiang?. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum yuridis-empiris. Subjek penelitiannya adalah Datok, MDSK dan tiga pedagang di Desa Simpang Empat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 masih belum efektiv karena belum berjalan dan mayoritas masyarakat kurang mengetahui dan memahami terkait aturan tidak dibolehkan menggunakan badan jalan selain untuk lalu lintas. 2) pandangan fiqh siyasah terhadap penggunaan badan jalan ini sudah menjadi kebiasaan yang terus dilakukan, fiqh siyasah mengatur tentang mentaati aturan pemerintah wajib hukumnya, apalagi untuk kepentingan seluruh umat, seperti yang menggunakan jalan untuk berdagang karena jalan merupakan aktivitas yang digunakan untuk lalu lintas bukan untuk berdagang
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Abd. Manaf, M.Ag Pembimbing II:Azharuddin, MH |
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas, Badan jalan dan Pandangan Fiqh siyasah |
| Subjects: | Hukum Pidana Islam (Jinayat) |
| Divisions: | Fak. Syariah > Hukum Tata Negara (Siyasah) |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 09:37 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 09:37 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
