Aulia Rizki, 5022021008 (2023) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA OLEH NARAPIDANA PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB LANGSA. Masters thesis, IAIN Langsa.
|
Text
Tesis Buku Aulia Rizki.pdf Download (1MB) |
Abstract
Himpitan dan kebutuhan ekonomi memaksa sebagian orang melakukan perbuatan pidana. Hal ini yang turut dilakukan oleh sebagian suami yang berstatus narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa. Seorang suami berkewajiban menafkahi keluarganya namun terhalang oleh tembok jeruji besi. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis merumuskan tiga permasalahan: 1. Bagaimana implementasi pemenuhan nafkah keluarga oleh narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa? 2. Bagaimana respon keluarga terhadap implementasi pemenuhan nafkah oleh narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa? 3. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pemenuhan nafkah keluarga oleh narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa?. Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian lapangan bentuk empiris normatif. Menggunakan pendekatan penelitian teologis yuridis normatif dan sosiologis. Sumber data primer berasal dari 10 orang narapidana beserta istrinya. Sumber data sekunder berasal dari petugas dan arsip dokumentasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemenuhan nafkah keluarga oleh narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa terbagi atas tiga kategori. Pertama terpenuhi, 3 orang narapidana mempunyai harta simpanan dan usaha yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga. Kedua kurang terpenuhi, 5 orang narapidana masih berupaya untuk menafkahi keluarga dengan mengikuti program pembinaan kemandirian namun hasilnya belum maksimal sehingga istri harus bekerja menafkahi keluarga. Ketiga tidak terpenuhi, 2 orang narapidana tidak mempunyai harta untuk dimanfaatkan oleh keluarga dan tidak ada upaya untuk menafkahi lahir dan batin. Demikian halnya dengan pemenuhan nafkah batin yang dapat dipenuhi berupa ketenangan psikis keluarga terwujudkan dengan kunjungan rutin keluarga. Sedangkan pemenuhan nafkah batin biologis kurang terpenuhi karena menyesuaikan dengan kebijakan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa. Respon keluarga terbagi atas dua kategori. Pertama rela, kerelaan keluarga termanifestasikan dengan kunjungan rutin ke Lembaga Pemasyarakatan, istri turut membantu perekonomian keluarga dengan bekerja dan berjualan. Kedua tidak rela, ketidakrelaan dari keluarga dibuktikan dengan keengganan untuk mengunjungi narapidana bahkan istri menuntut cerai kepada suaminya yang berstatus narapidana. Implementasi pemenuhan nafkah keluarga oleh narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa telah sesuai dengan hukum Islam. sebagian besar narapidana tetap berupaya menafkahi keluarganya. Narapidana yang tidak berupaya memenuhi nafkah keluarganya maka istri lebih memilih untuk bercerai, dan seyogyanya hukum Islam memberikan jalan untuk bercerai disebabkan suami menjalani hukuman penjara.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Zulfikar, MA Pembimbing II:Dr.Syafieh, M.Fill.I |
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam, nafkah keluarga, implementasi pemenuhan nafkahkeluarganNarapidana, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Langsa. |
| Subjects: | Hukum Keluarga Islam > Masalah Rumah Tangga |
| Divisions: | Pasca. Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 04:11 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 04:24 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
