Lia Ariska, 3032015007 (2020) AYAT-AYAT SERANGGA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Al-jawahi>r Fi> Tafsi>r Al-Qur’an Al-Kari>m Karya T{hant}a>wi Jauhari>). Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI LIA ARISKA.pdf Download (1MB) |
Abstract
Dengan kemajuan teknologi yang ada dizaman sekarang maka semakin maju dan berkembang pula ilmu pengetahuan yang ada. Misalnya seperti ilmu Sains, ilmu Antropology ilmu sosiologi dan lain sebagainya. Karena perkembangan tersebut maka dalam ilmu sains banyak penemuan-penemuan binatang atau tumbuhan yang baru-baru ini muncul. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian pustaka (library research), metode kualitatif dan pendekatan kebahasaan dengan sumber primer Tafsir Al-Jawa>hir Fi> Tafsi>r Al-Qur’an Al-kari>m karya Tantawi> Jawhari>.. Metode pengolahan dan analisis data, yaitu 1) mengumpulkan ayat- ayat tentang serangga, 2) mengumpulkan penafsiran ayat serangga dalam sumber primer, 3) menyaring data, 4) menganalisi dan 5) penyajian data. Kerangka teori yang digunakan adalah teori Abd Hayy Al-Farmawi yaitu menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam menafsirkan ayat-ayat serangga terutama belalang ternyata T{{ant}a>wi> menjelaskan bahwa Allah membuat perumpaan bagi orang-orang kafir. Seperti orang kafir yang di perumpamakan oleh Allah seperti belalang. Beliau menjelaskan mengapa belalang yang menjadi perumpamaan, di karenakan belalang adalah termasuk salah satu spesies belalang(insect). Belalang satu-satunya filum arthropoda yang bersayap. Sayap ini berperan dalam mobilitas baik pergerakan maupun perpindahan serangga. Dengan sayap ini belalang mempunyai penyebaran yang luas dimuka bumi. Dengan kemampuan ini pula belalang dapat memilih habitatnya sendiri sesuai kondisi lingkungan saat itu. Misalnya belalang akuatik dewasa dapat berpindah tempat apabila habitat asalnya kering. Perpindahan ini dilakukan karena belalang mempunyai sayap. Jadi belalang bisa bergerak dengan sangat cepat, dan belalang juga ketika terbang mengeluarkan suara yang dihasilkan karena menggosokkan femur belakangnya terhadap sayap depan atau abdomen (disebut stridulasi), atau karena kepakan sayapnya sewaktu terbang. Femur belakangnya umumnya panjang dan kuat yang cocok untuk melompat. Manfaat dari adanya ayat-ayat tentang serangga adalah, kita dapat mengambil pelajaran yang ada pada penafsiran dari T{ant}awi> Jawhari yang membahas tentang belalang,agar kita lebih beriman, bertaqwa dan bersyukur. Mudharat adanya ayat-ayat tersebut bisa berdampak negative bagi para pembaca yang tidak terlalu memperhatikan apa maksud dari adanya ayat tersebut. Para pembaca bisa saja mencerminkan perbuatan yang dilarang dalam ayat tersebut. Bisa menimbulkan prasangka buruk (seudzon) bagi para pembaca yang tidak dapat memahami makna yang tersirat dalam ayat tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Muhammad Nasir, MA Pembimbing II:Cut Fauziah,Lc, M.TH |
| Uncontrolled Keywords: | Belalang, Al-Jawa>hir Fi> Tafsi>r Al-Qur’an Al-kari>m, T{ant}awi> Jawhari> |
| Subjects: | Hukum Islam > Alquran dan Hadis > Tafsir Alquran |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Ilmu Al-Qur'an & Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:58 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:58 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4831 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
