Ira Riyani Sitorus, 3022019006 (2023) PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA PAPUA DI KOTA LANGSA (Studi Kasus pada Mahasiswa Papua di Universitas Samudera Langsa). Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI IRA RIYANI SITORUS.pdf Download (796kB) |
Abstract
Dilihat latar belakang perkembangannya, pada awalnya penyesuaian diri diartikan sama dengan adaptasi (adaptation). Menyesuaikan diri dengan baik berarti ia memiliki hubungan yang memuaskan dengan lingkungan. Ketika mahasiswa perantau datang ke daerah baru individu akan dihadapkan dengan realitas budaya yang berbeda dari budaya dari mereka sendiri, sehingga mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui lebih rinci mengenai penyesuaian diri mahasiswa Papua di Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri mahasiswa Papua di Kota Langsa dan untuk mengetahui apa tantangan yang dihadapi mahasiswa Papua selama menyesuaikan diri di Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang mahasiswa Papua di Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah jenis purposive sampling. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sedangkan Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyesuaian diri mahasiswa Papua di Kota Langsa diketahui terdapat hubungan yang memuaskan dan tidak memuaskan dengan lingkungan. Hubungan yang memuaskan seperti masyarakat Kota Langsa terkenal dengan kebaikan dan keramahannnya. Sedangkan hubungan yang tidak memuaskan seperti, terdapat masyarakat yang melakukan penipuan terhadap mahasiswa Papua terutama pada jasa transportasi. Kemudian tantangan diri pribadi yang dihadapi mahasiswa Papua dalam menyesuaikan diri di Kota Langsa, adalah keluhan mahasiswa Papua terhadap penipuan yang dilakukan oleh masyarakat, misalnya seperti pada jasa transportasi. Sedangakan tantang sosial yang dirasakan oleh mahasiswa Papua dalam penyesuaian diri di Kota Langsa adalah aturan, hukum, adat istiadat, nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Dari sisi aturan, Kota Langsa menegaskan bahwa setiap masyarakat wajib berpakaian syar’i (tertutup). Sedangkan masyarakat Papua, memiliki kebebasan dalam berpakaian. Kemudian, hukum yang berlaku di Papua masih bergantung dengan ketentuan dari peraturan perundang-undangan. Sedangkan di Kota Langsa, memiliki ciri khas dalam aturan dan hukumnya, yaitu Qanun. Selain itu, adat istiadat di Papua di ketahui lebih menonjol pada ritual dan upacara, sedangkan Kota Langsa meliputi peusijuek, meugang, kenduri beureuat, uroe tulak bala dan lainya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. Syafieh, M, Fil Pembimbing II:Wan Chalidaziah, M. Pd |
| Uncontrolled Keywords: | Mahasiswa, Papua, Penyesuaian Diri |
| Subjects: | Umum > Permasalahan Sosial |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:50 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:50 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4830 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
