EKI JUNIANTO, 5012024027 (2026) KAJIAN PRAKTIK POLITIK UANG DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH DI KABUPATEN ACEH TAMIANG PADA PILKADA TAHUN 2024. Masters thesis, PERPUSTAKAAN IAIN LANGSA.
|
Text
TESIS_ EKI JUNIANTO_HES.pdf Download (1MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui praktik politik uang di Kabupaten Aceh Tamiang pada Pilkada tahun 2024, (2) menganalisis praktik politik uang tersebut dalam perspektif maqashid syariah, serta (3) Menganalisis hambatan dan upaya dalam mengatasi politik uang di Aceh Tamiang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang terdiri atas anggota Panwaslih, Bawaslu, tokoh agama, tokoh perempuan dan masyarakat. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menitikberatkan pada konsep maqashid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik politik uang pada Pilkada Aceh Tamiang 2024 masih berlangsung secara masif dengan berbagai pola yang relatif sistematis. Bentuk praktik yang dominan meliputi pemberian uang tunai langsung kepada pemilih, pembagian sembako dan bantuan sosial, serta kampanye terselubung melalui relawan kotak kosong. Pola pelaksanaannya dilakukan secara tersembunyi melalui jaringan tim sukses berjenjang, tokoh masyarakat, serta kegiatan sosial dan keagamaan yang dimanfaatkan sebagai sarana penyamaran. Faktor utama yang mendorong terjadinya politik uang meliputi rendahnya kesadaran hukum dan keagamaan, lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, budaya permisif masyarakat, serta kondisi ekonomi yang membuat pemilih rentan terhadap imbalan materi. Dalam perspektif maqashid syari’ah, praktik politik uang bertentangan dengan tujuan-tujuan dasar syariat karena merusak kemaslahatan umat dan mencederai prinsip keadilan dalam proses pemilihan pemimpin. Politik uang tidak hanya mengancam penjagaan agama (hifz al-din), tetapi juga mencemari kehalalan harta (ḥifẓ al-māl), menumpulkan rasionalitas dan moral politik masyarakat (hifz al-‘aql), serta berpotensi merusak keberlangsungan pemerintahan yang adil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pemberantasan politik uang di Aceh Tamiang tidak cukup dilakukan melalui pendekatan hukum semata, tetapi memerlukan penguatan pendidikan politik berbasis maqashid syari’ah, keterlibatan aktif ulama dan lembaga keagamaan, serta peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat guna mewujudkan pemilihan yang bersih, adil, dan bermartabat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Dr. Muhammad Suhaili Sufyan, Lc, MA Pembimbing II: Dr. Safwan Kamal, S.E.I., M.E.I |
| Uncontrolled Keywords: | Politik Uang, Maqashid Syariah, Pilkada, Aceh Tamiang, Etika Politik Islam |
| Subjects: | Muamalat > Keuangan Dalam Islam |
| Divisions: | Pasca. Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:59 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:59 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
