ANGGUNGAN BIAYA KIRIM RETURN BARANG JUAL BELI ONLINE YANG CACAT TINJAUAN MAZHAB SYAFI’I DI KOTA LANGSA

ERIKA DINI PATRISIA, 2012019005 (2023) ANGGUNGAN BIAYA KIRIM RETURN BARANG JUAL BELI ONLINE YANG CACAT TINJAUAN MAZHAB SYAFI’I DI KOTA LANGSA. Skripsi thesis, IAIN Langsa.

[img] Text
SKRIPSI ERIKA DINI PATRISIA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi membuat banyak orang membuka peluang kegiatan usaha seperti jual beli secara online. Dalam jual beli secara online, barang yang diperjualbelikan biasanya bersifat pesanan (salam) yakni tidak adanya barang tersebut di tempat. Hal ini tidak menutup kemungkinan adanya terjadi ketidaksesuaian barang yang dipesan dan kerusakan (aib) yang terdapat pada barang. Adanya sistem return dalam hal pengembalian barang yang cacat nyatanya terdapat unsur kerugian yang terjadi yakni ketika pembeli menanggung semua biaya ongkos pengiriman barang kembali, sementara penjual tidak bertanggung jawab atas hal tersebut. Adapun permasalahan dari penelitian ini adalah : Bagaimana tanggungan biaya kirim return barang jual beli online yang cacat di kota Langsa?Bagaimana tinjauan mazhab Syafi’i terhadap tanggungan biaya kirim return barang jual beli online yang cacat di kota Langsa?. Adapun data yang diperoleh pada penelitian ini yaitu penelitian langsung ke lapangan (field research) yang diperoleh menggunakan sistem wawancara langsung antara penjual dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan banyaknya pelaku usaha yang berjualan secara online tidak jarang terdapat kerusakan atau ketidaksesuaian barang yang dipesan. Hal ini adanya sistem return yang mana pembeli yang dibebankan untuk mengembalikan barang yang cacat/rusak tersebut dengan biaya pengembalian dibebankan kepadanya. Menurut ulama Syafi’iyah Imam An-Nawawi dalam kitabnya Raudhatul Thalibin menjelaskan bahwa dalam hal pengembalian barang terhadap suatu barang yang cacat pembeli dapat mengembalikan produk yang dibelinya karena cacat, dan jaminan dapat diberikan jika barang tersebut rusak pada saat berada di tangan pembeli. Mazhab Syafi’i berdalil dengan hadist yang mengatakan bahwa jika penjual berdusta dan menyembunyikan (aib barang) maka dihapuslah berkah dari jual beli tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I :Sitti Suryani, Lc. MA Pembimbing II:Nur Anshari M.H
Uncontrolled Keywords: Jual beli Online, Salam, Return
Subjects: Muamalat > Jual Beli
Divisions: Fak. Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id
Date Deposited: 14 Jul 2026 08:12
Last Modified: 14 Jul 2026 08:12
URI: http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4776

Actions (login required)

View Item View Item