PENGARUH KRISIS IDENTITAS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA DI MAN 2 LANGSA

PUTY ANGGRAINI, 3022021040 (2025) PENGARUH KRISIS IDENTITAS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA DI MAN 2 LANGSA. Skripsi thesis, PERPUSTAKAAN IAIN LANGSA.

[img] Text
Skripsi _Putri Angraini_BKI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu fase perkembangan yang ditandai dengan pencarian jati diri. Dalam proses ini, remaja sering mengalami krisis identitas yang dapat menimbulkan kecemasan apabila tidak teratasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krisis identitas terhadap tingkat kecemasan pada remaja di MAN 2 Langsa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa masa remaja merupakan tahap perkembangan yang ditandai dengan pencarian jati diri, yang apabila tidak terselesaikan dengan baik dapat menimbulkan kecemasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausalitas. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 150 siswa yang dipilih secara total sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis identitas memiliki nilai rata-rata sebesar 75,21 (kategori tinggi), sedangkan tingkat kecemasan sebesar 45,15 (kategori kecemasan berat). Hasil uji regresi menunjukkan koefisien sebesar 0,491 dengan nilai t hitung 7,221 dan signifikansi 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara krisis identitas terhadap tingkat kecemasan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,261 menunjukkan bahwa krisis identitas memberikan kontribusi sebesar 26,1% terhadap tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek krisis identitas yang paling dominan memengaruhi kecemasan adalah kondisi kebingungan identitas (identity diffusion) dan fase moratorium (eksplorasi tanpa komitmen yang jelas), di mana siswa mengalami ketidakpastian dalam menentukan arah hidup, nilai, dan pilihan masa depan. Kondisi ini memicu peningkatan kecemasan terutama pada aspek psikologis seperti perasaan khawatir berlebihan, ketegangan, serta ketakutan terhadap masa depan. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat kebingungan identitas dan semakin rendah kejelasan komitmen diri, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dialami remaja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa krisis identitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kecemasan pada remaja MAN 2 Langsa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya upaya bimbingan konseling di sekolah serta dukungan keluarga untuk membantu remaja mengelola krisis identitas sehingga kecemasan dapat diminimalkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Wan Chalidaziah, M.Pd Pembimbing II: Syiva Fitria, B.A., S.Psi., M.Sc
Uncontrolled Keywords: Krisis Identitas, Kecemasan, Remaja
Subjects: Pendidikan > Siswa > Perilaku Siswa
Pendidikan > Mahasiswa > Permasalahan Mahasiswa
Divisions: Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id
Date Deposited: 07 Jul 2026 09:14
Last Modified: 07 Jul 2026 09:14
URI: http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4754

Actions (login required)

View Item View Item