M. DIVA AULIA, 3032018016 (2023) SURAT ASH SHAFFAT AYAT 1-10 SEBAGAI JIMAT PELINDUNG SAWAN PADA BAYI DI DESA TUALANG KECAMATAN SERUWAY, ACEH TAMIANG (STUDI LIVING QUR’AN). Skripsi thesis, IAIN Langsa.
|
Text
SKRIPSI M. DIVA AULIA.pdf Download (1MB) |
Abstract
Dalam kajian Living Qur‟an, penulis melihat masyarakat tak hanya sekedar membaca Al-Qur‟an sebagai ibadah namun proses budaya, perilaku yang lahir diinspirasi atau dimotivasi oleh kehadiran Al-Qur‟an itu terjadi seperti menjadikan Al-Qur‟an sebagai jimat, sama halnya dengan masyarakat tamiang yang terletak di desa Tualang, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Ada banyak sekali benda yang dikeramatkan, salah satunya merupakan benda jimat pada bayi yang berisikan ayat Al-Qur‟an surat Ash-Shaffat Ayat 1-10 yang diyakini dapat menangkal penyakit ain, sawan dan gangguan-gangguan makhluk halus. sehingga hal tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dan merumuskan masalah yaitu. (a) Bagaimana sejarah munculnya tradisi jimat Surat Ash-Shaffat Ayat 1-10 sebagai pelindung sawan pada bayi di Desa Tualang. (b) Bagaimana penggunaan dan pembacaan jimat surat Ash- Shaffat ayat 1-10 pada bayi di Desa Tualang. Dan (c) Bagaimana pendapat Tokoh Agama Desa Tualang terhadap Surat As-Shaffat Ayat 1-10 sebagai jimat penangkal sawan pada bayi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif berupa kata-kata tertulis dan prilaku yang diamati. Sedangkan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui responden yang dianggap paling mengetahui secara mendetail dan jelas mengenai fokus permasalahan yang diteliti seperti tabib/orang pintar, orang tua bayi, tokoh agama, serta masyarakat, selanjutnya penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini juga menggunkan metode analisis data model analisis interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian penulis menemukan bahwa (a) Sejarah munculnya tradisi jimat Surat Ash-Shaffat Ayat 1- 10 sebagai pelindung sawan pada bayi di desa tualang yaitu berawal dari sebuah tradisi yang diwariskan oleh orang-orang terdahulu dari keturunan sang tabib tersebut, (b) Penggunaan surat ash shaffat ayat 1-10 itu dilakukan oleh seorang tabib ada yang hanya dengan membaca saja sampai 3 kali dan tabib yang lain penggunaanya setelah membaca ayat tersebut kemudian menuliskannya ayatnya pada selembar kertas lalu kertas tersebut dimasukan kedalam bambu kecil berlubang selanjutnya yang terakhir diikatkan menggunakan benang 3 warna dan dikalungkan keleher bayi. (c) Selanjutnya pendapat tokoh agama desa tualang yaitu membolehkan asalkan dalam mengamalkannya berniat hanya untuk bertabarruk atau mengambil keberkatan lewat surat as-shaffat tersebut. Dan adapula pendapat yang lain mengatakan alangkah baiknya surat surat as-shaffat ayat 1-10 hanya dibacakan saja pada benang tanpa harus menulisnya karena dikhawatirkan merusak nilai-nilai al-Qura‟n dan kesuciannya bila tulisan tersebut berada ditempat-tempat yang bernajis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I :Dr. H. Marhaban, MA Pembimbing II:Anggraini, M.IRK |
| Uncontrolled Keywords: | Jimat, Surat Ash-Shaffat ayat 1-10, Living Qur‟an |
| Subjects: | Hukum Islam > Alquran dan Hadis > Tafsir Alquran |
| Divisions: | Fak. Ushuluddin, Adab & Dakwah > Ilmu Al-Qur'an & Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustaka@iainlangsa.ac.id |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 04:12 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 04:12 |
| URI: | http://digilib.iainlangsa.ac.id/id/eprint/4739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
